Header Ads

Anonymous Malaysia Akan Menyerang Situs Pemerintah dan Melakukan OP #NajibRazak Jika Tidak Mundur Dari JabatanNya



Berita-Hacker.com - Belakangan ini sedang hangat diberita tentang kasus korupsi yang terjadi di malaysia , Ternyata demo tidak hanya terjadi di jalan besar malaysia saja tetapi juga terjadi di dunia maya .

Seperti yang saya kutip dari beberapa sumber bahwa Perdana Menteri Najib Razak melakukan korupsi dan warga malaysia ingin mendesaknya agar mundur dari jabatan nya , tetapi tak lama ternyata Anonymous Malaysia ingin menyerang situs-situs pemerintah jika Perdana Menteri Najib Razak tidak mundur dari jabatan nya....


Berikut Kutipan Beritanya :

Pemerintah Malaysia memerintahkan sepuluh instansi penting untuk memperkuat sistem keamanan informasi setelah kelompok peretas Anonymous Malaysia mengancam akan melancarkan serangan kepada pemerintah.

Menteri Sains, Teknologi, dan Inovasi Madius Tangau mengatakan pakar keamanan Cyber Security Malaysia dan Mimos Bhd sudah siap mengantisipasi serangan itu, seperti dilansir situs Asia One, Kamis (13/8).

Persiapan itu meliputi pencarian celah dalam sistem keamanan, memberi bantuan teknis ke setiap instansi dan mengadakan pelatihan untuk menangkal serangan peretas.

Sepuluh instansi yang akan diserang itu adalah instansi perbankan dan keuangan, informasi dan komunikasi, energi, air, transportasi, kesehatan, dan instansi gawat darurat, serta pangan dan pertanian.

"Jika mereka menyerang jaringan di antara salah satu dari instansi itu maka bisa mempengaruhi operasional negara," kata sumber di kementerian.

Anonymous Malaysia sebelumnya mengunggah video berdurasi delapan menit di laman jejaring Facebook pada 4 Agustus lalu. Dalam video itu mereka menyerukan mundurnya Perdana Menteri Najib Razak yang belakangan ini sedang disorot publik lantaran tersangkut skandal korupsi.

Kelompok peretas itu mengancam akan melancarkan serangan besar-besaran ke instansi kepolisian, Komisi Pemberantasan Korupsi Malaysia dan 150 situs yang sudah dipilih.

Serangan itu disebutkan akan dimulai pada 29 Agustus berbarengan dengan rencana unjuk rasa besar-besaran di Kuala Lumpur yang digalang oleh kelompok anti korupsi menamakan diri Bersih 4.0.




 Sourge : merdeka.com


Editor : Hannabe Rezika

No comments

Powered by Blogger.