Header Ads

Allah Yang Menjamin Rezeki Kita

Allah Yang Menjamin Rezeki Kita
Ilustrasi
Selamat Datang di Blog Orang IT. Kali saya akan posting artikel islami mengenai Hikmah Cerita Nabi Sulaiman Bahwa Rezeki Hanya Dijamin Oleh Allah

Ketika Nabi Sulaiman memohon kepada Allah SWT agar diberi kemampuan untuk memberi makan mahluk yang ada di dunia dalam waktu sehari saja, semoga kita bisa mengambil hikmahnya dari kisah ini.

          Nabi Sulaiman telah diberi kekuasaan dan mukjizat yang tiada tara dengan kelebihan bisa menaklukkan bangsa Jin, angin dan hewan-hewan serta semua mahluk yang ada di muka bumi ini. Serta diberi kekayaan yang luas, maka sebagai seorang Nabi yang diberi mukjizat tersebut di atas, beliau merasa sanggup untuk memberi makan mahluk hidup yang berada di bawah kerajaannya. Oleh sebab itu beliau memohonkan diri kepada Allah agar Allah memberikan izin untuk memberi makan kepada setiap mahluk hidup yang berada di bawah kekuasaannya selama setahun penuh. Allah kemudian menjamah do'a Nabi Sulaiman, Allah berfirman : "Engkau sekali-sekali tidak dapat melakukan hal itu". Tapi beliau baginda Sulaiman tetap teguh pada keinginannya. Dia meminta kepada Allah agar diberikan izin untuk memberikan makanan kepada seluruh mahluk dalam waktu sehari saja. Maka Allah mengizinkan hal tersebut untuk meyakinkan Nabi Sulaiman akan kekuasaan Allah SWT.

          Lalu Nabi Sulaiman segera melaksanakan hajatannya itu. Anak buahnya diperintahkan untuk menyiapkan semua hidangan yang berjumlah banyak sehingga memenuhi sebuah lapangan terbuka yang berukuran sangat besar. Alkisah panjang hidangan-hidangan tersebut hingga mencapai jarak satu bulan perjalanan, inilah suatu lapangan yang sangat berukuran besar yang telah dituturkan dalam riwayat tersebut. Ukuran lebar lapangan itupun juga memiliki ukuran yang sangat besar yang kira-kira memakan waktu perjalanan selama satu bulan pula. Lalu setelah hidangan yang berjumlah banyak itu disiapkan, agar hidangan itu tidak rusak, Nabi Sulaiman memerintahkan semua mahluk tersebut mengelilingi hidangan-hidangan itu. Setelah segalanya dipersiapkan, lalu Allah berfirman kepadanya, "Mahluk manakah yang akan engkau suruh mulai memakan makanan itu terlebih dahulu?"

          Jawab Nabi Sulaiman : "Aku memohon agar Engkau menghadapkan penduduk darat dan sekaligus penduduk laut agar menyantap makanan ini terlebih dahulu".
Tetapi Allah tidak segera mengabulkan permintaan Nabi Sulaiman, Allah mendatangkan hanya seekor saja ikan besar dari laut diantara sekian banyak ikan-ikan yang hidup di laut, lalu ikan tersebut diletakkan oleh Allah diantara hidangan-hidangan yang telah dipersiapkan tadi. Kemudian ikan tersebut berbicara kepada Nabi Sulaiman, "Hai Sulaiman, sesungguhnya hari ini Allah telah menjadikan rezekiku berada di tanganmu".

          Lalu Nabi Sulaiman menjawab : "Ambillah hidangan itu sehingga engkau merasa kenyang".
Kemudian ikan tersebut segera melahap makanan yang telah disediakan oleh baginda Sulaiman, semua hidangan itu habis dimakan oleh ikan tersebut hanya dalam hitungan detik, setelah hidangan tersebut telah habis dimakan oleh ikan tadi, ikan itupun berkata kepada Nabi Sulaiman, "Hai Sulaiman, sesungguhnya aku belum merasa kenyang, meskipun aku telah menyantap seluruh hidangan yang telah engkau sajikan", maka dengan melihat peristiwa itu Nabi Sulaiman sadar, bahwa hanya Allah-lah yang memberi rezeki kepada semua mahluk hidup sehingga mahluk tersebut merasa kenyang. Sedangkan Nabi Sulaiman saja yang telah berdaya upaya menyiapkan makanan sedemikian banyaknya tetapi tidak bisa membuat satu mahluk saja merasa kenyang seperti ikan tadi, apalagi untuk memberikan makanan kepada semua mahluk-mahluk yang ada di muka bumi.

Jelas beliau akan merasa tidak mampu melakukan hal tersebut, dari kisah tadi di atas seekor ikan saja tidak merasa kenyang dengan menyantap semua makanan itu untuk sekali makan, apalagi untuk menyiapkan makanan-makanan itu setiap hari kepada seluruh mahluk, tentunya hal tersebut tidak lepas dari kekuasaan Allah yang tidak akan ada tandingannya bagi setiap mahluk, terutama bagi Nabi Sulaiman sendiri. Jadi sudah jelas sekali bahwa kekuasaan Allah tidak ada bandingannya sama sekali dengan mahluk-mahluk yang ada di muka bumi ini. Maka tentu juga mahluk-mahluk tidak ada daya dan upaya untuk memberikan rezeki kepada mahluk-mahluk lainnya. Akan tetapi jika ada seseorang yang memberikan misalnya uang atau rezeki lainnya kepada orang lain, tentu rezeki ini dari Allah yang diberikan kepada orang tersebut melalui orang yang memberikan tadi. Dan hanya Allah-lah dzat yang maha pemberi rezeki, yang maha adil, dan maha mengetahui pada setiap segala sesuatunya.

Kemudian Nabi Sulaimanpun tersungkur dan bersujud kepada Allah, dia menyadari dimana letak kelemahan dan ketidakberdayaannya sebagai seorang mahluk juga, yang tidak akan melakukan sesuatu tanpa kehendak dan rahmat oleh Allah. Nabi Sulaiman berkata disaat ia bersujud, "Maha Suci Allah dzat yang telah menanggung rezeki kepada seluruh mahluk", yang tanpa ia menyadarinya sama sekali.

Wallahua'lam 


No comments

Powered by Blogger.